NURROTUL UYUN

Amanah Saya Kader PKS

Nurrotul Uyun

Saat ini diamani sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon dan Ketua MPD Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon.

  • Kota Cilegon, Provinsi Banten.
  • +610-401-6021, +610-401-6022
  • nurrotuluyunpks@gmail.com
  • www.nurrotuluyun.com
Me

Amanah Saat ini

Tidak pernah terfikirkan akan menjadi anggota parlemen apalagi pimpinan DPRD.

Politik 90%
Sosial 70%
Keagamaan 95%
Keluarga 60%

Keluarga

Di rumah saya adalah istri dan ibu dari anak - anak seperti wanita lainnya.

Politik

Sejak menjadi kader Partai Keadilan Sejahtera saya sampai sekarang masih aktif dan menjadi pengurus.

Parlemen

Saat ini diamanahi sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon.

Sosial

Terus terang saya suka dengan advokasi persoalan sosial karena bisa membantu masyarakat.

Keagamaan

Ditengah kesibukan saya selalu menyempatkan diri untuk belajar tengna Agama Islam.

Pemberdayaan

Pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan adalah aktivitas saya yang lain selama ini berjalan.

0
Politik
0
Sosial
0
Keluarga
0
Keagamaan
  • Akhir Pekan Bersama Pasukan #CatatanUyun [Bagian - 19]

     

    Bersama tim direct selling HelldySanuji sebelum bergerak.

    Seperti biasa akhir pekan saya isi dengan kegiatan bersama teman -teman PKS dan simpatisan untuk melakukan direct selling untuk kemenangan HelldySanuji, calon Walikota dan Wakil Walikota Cilegon. 

    Sesuai rencana semua berkumpul di rumah saya untuk berkoordinasi terkait pembagian titik- titik lokasinya. Setelah briefing dan pembagian amunisi teman-teman berjalan menuju lokasi yang sudah disepakati dan diputuskan bahwa jam 11.30 sudah kembali lagi ke rumah saya untuk makan siang bersama. 

    Setelah rombongan berjalan saya menerima tamu yang juga datang pagi ini untuk menyampaikan usulan dan lainnya juga Abah selalu datang kalau Sabtu seperti pagi ini. Setelah menerima tamu saya berpamitan ke Abah dan suami karena saya harus menuju tempat rapat yang tertulis dijadwal dimulai jam 10.00 teng . 

    Membedah Visi Misi HelldySanuji
    Usai pamitan saya pun berjalan menuju mobil dan berangkat ke lokasi rapat diantar putra saya yang pertama. Sepanjang perjalanan menuju tempat rapat saya gunakan untuk ngobrol bersama putra saya membicarakan hobi putra saya memelihara burung dan ikan hias. 

    Tak terasa sayapun sudah masuk gerbang Gedung Creative Center Cilegon dan segera turun dari mobil menuju ruang rapat, tidak lupa saya sampaikan ke putra saya. "Mas nanti tolong jemput Bunda jam 12.00 ya jangan telat, dan Syafiq pun menjawab iya Nda.

    Saya harus menunggu dimulainya 30 menit sehubungan beberapa teman belum hadir , setelah kehadiran peserta rapat lebih dari 50 persen maka rapat pun dimulai. Membedah visi misi Helldy - Sanuji  secara aktif bersama paslon dan lainnya terasa lebih dinamis dan aktif diskusinya. 

    Pengayaan dan penguatan dalam rangka pendalaman visi misi menjadikan pertemuan rapat ini hidup dan berjalan dua arah antara HelldySanuji dengan seluruh peserta rapat. Sampai dengan pukul 13.00 rapat baru selesai dan saya segera pamitan kepada yang lainnya dan bergegas keluar ruangan karena putra saya sudah menunggu sejak satu jam sebelumnya. 

    Makan Siang Bersama Pasukan Direct Selling
    Saya langsung berjalan menuju tempat berikutnya yaitu makan siang bersama tim saya. Sarana makan siang ini saya gunakan sebagai ajang berkoordinasi dan bersilaturahmi. Ngobrol santai sambil makan siang ternyata membawa rasa kekeluargaan semakin melekat. 

    Saya datang terlambat karena rapat yang saya hadiri selesai lebih lambat dari agenda yang sudah direncanakan. Apapun itu menjadikan saya tetap semangat untuk segera menemui tim saya dan makan siang bareng. 

    Mendengarkan Curhatan Warga
    Selesai makan saya segera menuju pulang ke rumah karena HP saya berdering terus menanyakan posisi dimana sehubungan di rumah sudah ditunggu oleh banyak tamu yang menunggu sejak jam 11.00. Tidak lama perjalanan menuju rumah yang bisa ditempuh dalam waktu 10 menit saja. 

    Begitu masuk gerbang pagar terlihat jajaran motor sudah memenuhi parkiran halaman rumah saya. Segera saya turun dan menuju teras rumah untuk menyapa tamu yang sudah lama menunggu saya. Setelah menyapa mereka sayapun mohon pamitan untuk masuk ke dalam rumah terlebih dahulu untuk cuci tangan dan bersih-bersih.

    Usai ganti baju saya langsung menemui mereka dan menanyakan maksud dan tujuannya. Sayapun menanyakan satu persatu karena mereka berasal dari daerah yang tidak sama. 

    Saya dengarkan apa yang menjadi usulan, keinginan dari warga tersebut yang datang dari wilayah yang berbeda, mereka datang dari kecamatan Cibeber, Kecamatan Cilegon dan Kecamatan Citangkil. Setelah saya dengarkan dan saya berikan tanggapan dengan pendekatan persuasif , tamu saya dari Cibeber menerima dengan baik dan mohon pamitan serta menyampaikan agar bisa dialokasikan waktu untuk pertemuan lanjutan dan sayapun menyanggupi. 

    Berikutnya berlanjut dengan menerima tamu dari Kecamatan yang lain sampai semua selesai saya terima dengan terlebih dahulu mendengarkan aspirasi dan keluhan masyarakat baik dam sektor infrastruktur maupun dampak covid 19 dan tidak ketinggalan adalah terkait Pilkada. 

    Akhirnya semua tamu bisa saya terima dan dengarkan keluhan dan usulannya dan jam sudah menunjukkan jam 16.30 sayapun segera masuk ke dalam rumah untuk menyapa anak-anak dan membersihkan diri. 

    Sayapun menemui anak-anak dan ngobrol santai sambil menemani anak-anak yang sedang berkumpul dan bercanda bersama. Setelah itu saya mandi karena saya ada janji lagi bertemu dengan ketua komunitas jam 17.30. 

    Jam 17.30 bel berbunyi dan putra saya menemui tamu tersebut dan meminta untuk menunggu lanjut mempersilahkan untuk duduk diteras. Putra saya pun memanggil saya dan menyampaikan.

    Nda... ada tamu di teras dan menunggu bunda. Saya pun menjawabnya... Makasih Adek... bunda keluar ya. Saya menuju teras dan menemui tamu saya salah satu ketua pemuda yang berasal dari Kecamatan Citangkil. 

    Saya mendengarkan dengan seksama sampai tuntas diceritakan dan sayapun merespon semua cerita tersebut dengan pernyataan positif dan terbuka. Adzan maghrib berkumandang dan sayapun masuk ke dalam rumah dan tamu saya segera menuju Masjid yang masih berada di depan rumah saya. 

    Setelah sholat maghrib.... jam 18.30 saya melanjutkan menemui tamu saya dan ternyata diskusi tersebut berakhir jam 19.00 saat menjelang Isya. Sayapun masuk kedalam rumah dan meminta anak-anak untuk segera sholat Isya. 

    Jam 20.00 sayapun segera menyiapkan tempat karena sudah ada janji ada permohonan pertemuan dengan warga dari Kecamatan Cilegon sebagai perwakilan 50 KK dan pertemuan dilanjutkan dengan menerima organisasi Pemuda yang berasal dari Kecamatan Citangkil dan dihadiri oleh 5 orang perwakilan . 

    Seluruh tamu bisa saya terima dengan mendengarkan  dan merespon dengan positif kedatangan mereka. Jam 23.00 selesai sudah dan sayapun merapihkan teras dan masuk kedalam rumah untuk beristirahat.

  • Pesan Kaget dan Ketok Palu #CatatanUyun [Bagian -18]

    Berdiskusi bersama sejumlah wartawan dari berbagai media di ruang kerja, Rabu 4 November 2020

    Pagi - pagi jam 06.00 saya kage membaca pesan whatsapp dari Mbak yang bekerja di rumah kalau dia tidak bisa bangun karena kaki dan tangannyatidak bisa digerakkan. Spontan  saya telepon dan saya pandu untuk bergerak pelan-pelan kemudian berusaha duduk,dan diminta untuk berdiri. 

    Hal pertama saya harus memandu dan memberikan semangat sebagai stimulus psikisnya. "Ayo digerakan perlahan - lahan, InsyaAllah bisa bangun dan badan serta kakinya bisa digerakkan," kata saya dari ujung telepon. 

    Dan terdengar suara jawaban dari handphone bahwa dia akhirnya bisa gerak. "Bisa Bu digerakkan tangan dan kakinya pelan-pelan, bisa berdiri juga tapi dipake jalan sakit dan agak berat," katanya. 

    Saya pun menyarankan agar dia  istirahat dan segera untuk berobat ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Usai menyelesaikan urusan ini saya pun segera mengerjakan pekerjaan rumah tangga sebelum berangkat ke kantor. 

    Berkejaran dengan waktu dan harus tertangani utusan domestik ketika asisten di rumah sedang sakit. Setelah saya siapkan sarapan dan beres-beres rumah segera saya bersiap-siap untuk mandi agar bisa melanjutkan aktivitas di luar rumah. 

    Selesai menyiapkan diri segera saya menunaikan Sholat Dhua yang dapat melengkapi aktivitas saya agar senantiasa diberikan kemudahan dan kelancaran rizki , tidak lupa mengharap keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.

    Selesai menunaikan Shalat Dhuha saya pun berpamitan kepada anak-anak untuk berangkat aktivitas kantor. Dimulai dengan mengunjungi Bapak Haji Rosyid tokoh masyarakat yang ada di lingkungan rumah saya untuk sharing terkait lingkungan dan masyarakat. 

    Tidak lama saya berkunjung kisaran 20 menit  dan berlanjut mengunjungi Ibu Aris tetangga saya yang baru saja kehilangan suaminya. Hari Rabu ini adalah 7 hari kepergian almarhum suaminya. 

    Sesampai di depan rumahnya saya melihat Ibu Aris sedang duduk di teras bersama seorang ibu sepertinya kerabat beliau. Saya pun mengucapkan salam dan Bu Aris menjawab dan segera mempersilahkan saya untuk masuk dengan serta merta beliau memeluk saya dan tumpahlah air mata beliau. 

    Kehilangan belahan jiwa pastilah tidak mudah, ibarat badan kini hanya dengan satu kaki melangkah menapaki kehidupan yang tentunya tidak mudah. Bu Aris terus memeluk saya sambil terisak dan menyampaikan permohonan maaf untuk almarhum dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran saya. 

    Do’a dan perhatian kepada tetangga kita yang sedang ditimpa musibah tentu saja menjadi penghibur dan empati atas kesulitan yang sedang dijalani. Saya pun tidak bisa lama di rumah Bu Aris karena saya harus melanjutkan ke kantor untuk mengikuti rapat paripurna yang diagendakan jam 09.00 untuk dimulai. 

    Menuju Kantor DPRD Cilegon
    Sekira 10 menit perjalanan dari rumah menuju kantor dan saya pun segera menuju ruangan. Sesampainya  ruangan kerja, saya segera menelepon Pak RW lingkungan saya untuk berkoordinasi terkait agenda pertemuan bersama tokoh masyarakat yang akan dilakukan akhir pekan ini. 

    Berlanjut dengan mengkoordinasikan advokasi permohonan beasiswa PIP murid SMK ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Selesai berkoordinasi , Kang Ade, staf saya menginformasikan bahwa Firkopimda sudah hadir di ruangan Pak Ketua DPRD.

    Sayapun bergegas menuju ruangan Pak Ketua dan menyapa semua yang sudah hadir didalamnya. Hampir 30 menit kami saling ngobrol terkait Cilegon tentang banyak hal. Dan bagian protokol menginfokan Pak Walikota sudah hadir. 

    Setelah itu semua menuju ruang rapat Paripurna untuk mengikuti rapat bersama tentang penyampaian Raperda RDTR ( Rencana Detail Tata Ruang ) Bagian Wilayah Perencanaan Ciwandan Citangkil tahun 2020 - 2040. 

    Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD dan dibuka dengan ketukan palu 3 ( tiga ) kali. Rapat berjalan dengan tertib dan lancar termasuk Penandatanganan Berita Acara Penyerahan Raperda RDTR BWP Ciwandan Citangkil 2020-2040. Sampailah diakhir acara rapat dan secara remi ditutup oleh Ketua DPRD dengan ketukan palu 3 ( tiga ) kali. 

    Selesai paripurna agenda berikutnya adalah rapat pembahasan Rencana Kerja DPRD tahun 2021. Pembahasan Renja DPRD diikuti oleh pimpinan DPRD beserta pimpinan AKD, Sekwan dan para Kabag serta para Kasubag. 

    Rapat saya buka dan dilanjutkan dengan penjelasan dan paparan detail yang saya sampaikan tentang Rencana Kerja DPRD Kota Cilegon tahun 2021. Setelah pemaparan Renja berikutnya saya berikan kesempatan kepada Pimpinan AKD untuk menyampaikan pendapat dan usulan terkait paparan Renja yang sudah saya sampaikan. 

    Setelah semua pimpinan AKD menyampaikan pendapatnya, saya persilahkan kepada Ketua DPRD untuk memberikan arahannya dilanjut dengan Sekwan yang menjelaskan tentang aspek yuridis sebagai landasan bagi penyusunan Renja ini. 

    Rapat berjalan lancar dan semua yang hadir sudah menyampaikan pendapat dan usulannya , dan rapat pun saya tutup dengan memberikan penegasan bahwa Renja ini disusun sebagai acuan dalam menjalankan Tugas Pokok dan Fungsi DPRD. 

    Membawa Mba Parmi ke Rumah Sakit Lanjut Rapat
    Selesai rapat segera saya menunaikan sholat Dzhuhur dan lanjut untuk menjemput Mbak Parmi yang sedang sakit untuk segera saya bawa ke RS Kurnia sebagai RS Rujukannya. Sesampainya di rumah Mbak Parmi saya minta untuk bangun dan menuju mobil sambil saya papah karena kesulitan berjalan. 

    Saya menghubungi putrinya yang bernama Rini yang sedang dalam perjalanan balik ke rumah setelah mendaftarkan ibunya ke RS Kurnia dan saya minta untuk langsung balik lagi ke RS sementara ibunya saya hantarkan ke RS. Sesampainya di RS Kurnia saya segera saya bawa masuk dan mencari kursi yang kosong di ruang tunggu. 

    Dan setelah saya berkomunikasi dengan putrinya, saya tinggalkan mbak Parmi untuk lanjut berobat didampingi putrinya karena saya harus segera kembali ke kantor untuk melanjutkan agenda rapat paripurna berikutnya. 

    Sesampai di ruangan , staf bagian program meminta waktu untuk ketemu dengan saya untuk menyampaikan rancangan kegiatan beserta dengan anggaranny untuk tahun 2021. Waktu sudah jam 14.45 dan saya belum sempat makan siang yang sudah terhidang di meja karena kesibukan aktivitas hari ini. Staf tersebut menyampaikan agar saya bisa mereview sambil makan siang. Saya tersenyum sambil memakan sop yang sudah terhidang.

    Selesai review, Ashar sudah tiba dan segera saya untuk berwudhu untuk menunaikan sholat ashar. Selesai ashar  Kang Ade menginfokan kalau Penjabat Sekda dan Forkopimda sudah hadir di ruangan Pak Ketua DPRD. Setelah kuorum rapat paripurna pemandangan umum fraksi tentang Raperda RDTR BWP Ciwandan Citangkil 2020-2040 saya mulai. 

    Setelah mengetuk palu 3x dilanjut dengan membacakan susunan agenda rapat dan selanjutnya penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi dengan berurutan sesuai dengan peroleh kursi yang ada di DPRD.

    Selesai pemandangan umum fraksi-fraksi dibacakan dan saya tutup rapat dengan mengucap hamdalah dilanjut dengan ketukan palu sebanyak 3x. Setelah para tamu berpamitan sayapun menuju ruangan untuk mengecek pesan WA yang masuk dan sangat banyak. Saya mencoba membalas satu persatu dari urutan teratas.

    Berdiskusi dengan Wartawan
    Ketika saya menjawab WA kang Ade ngetuk pintu dan menyampaikan pesan kalau teman -teman pers ingin ketemu, saya pun mempersilahkan untuk masuk. Senang sekali ketemu teman-teman media, diskusinya menarik tentang pilkada Cilegon dan tupoksi DPRD. 

    Semua mengalir dan sangat natural, mendengarkan dan menyimak masukan yang mereka sampaikan untuk penguatan DPRD. Tak terasa waktu sudah jam 17.30 dan teman-teman media pamitan.

    Usai berdiskusi dengan mereka saya segera menuju mobil untuk pulang ke rumah. Sesampainya di rumah sudah ada tamu yang menunggu di teras dan saya pun menyapanya, kemudian masuk ke rumah dan segera berganti baju untuk merapihkan rumah karena mbak asisten sedang sakit. 

    Tak terasa waktu Maghrib datang dan segera saya meminta anak-anak untuk sholat , setelah sholat saya menyiapkan makan malam anak-anak dan saya hidangkan di meja agar bisa segera dinikmati anak-anak selagi masih hangat. 

    Selesai anak-anak makan tamu di teras sepertinya datang lagi, ternyata ada Kang Bidin, tamu dari Ciore Kecamatan Grogol, pedagang buah dan Kang Holi dari Taman Baru saya temui diteras dan menanyakan kabarnya. 

    Saya persilahkan untuk membuat minuman sendiri baik kopi atau teh agar tamu saya merasa seperti ditempatinya sendiri dan bisa membuat minuman sesuai selera masing-masing. 

    Karena saya masih ada agenda lagi tamu-tamu saya datang tidak lama mengobrolnya, setelah maksud dan tujuannya disampaikan semuanya pamitan dan sayapun segera masuk kedalam rumah. Waktu sudah jam 20.30 dan sayapun masih ada agenda satu kali rapat lagi. Selalu semangat menjalaninya, semoga sehat selalu.

  • Dari Cemilan, Pernikahan Sampai Konsolidasi Pemenangan #CatatanUyun [16]

     


    Minggu pagi buat saya sudah mulai tersusun agenda untuk ditunaikan. Pagi-pagi saya sempatkan dulu untuk membuat cemilan anak-anak setelah itu bersiap-siap untuk ke Serang karena teman saya akan menikahkan putrinya dan akad nikah dimulai jam 09.00 WIB. 

    Saya pun harus segera bersiap-siap karena paling lambat jam 08.20 harus sudah berangkat menuju Serang agar dapat menghadiri akad nikah. Alhamduillah perjalanan lancar dan sampaii ke lokasi jam 09.15 WIB. Dan acara akad nikah belum dimulai sekalipun masjid lokasi akad nikah sudah dipenuhi kerabat keluarga, teman dan warga yang ingin menyaksikan prosesi akad nikah. 

    Sepuluh menit kemudian acara akad nikah dimulai sambil menunggu kedatangan Bapak Naib yang mempunyai tugas sangat padat sejak pagi sampai siang nanti. Setelah menunggu 1,5 jam datanglah Pak Naib dengan sepeda motornya. 

    Setelah motor diparkir Pak Naib segera bergegas masuk ke dalam masjid untuk melanjutkan prosesi akad nikah. Tidak lama waktu yang dibutuhkan, jam 11.15 WIB seluruh rangkaian agenda akad nikah dapat selesai dan saya bersama Pak Suami mengucapkan selamat kepada kedua mempelai dan tidak lupa kami panjatkan do’a untuk keduanya semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. 

    Setelah berfoto bersama saya dan pak suami mohon pamit karena jam sudah menunjukkan pukul 11.30 dan kami ada agenda di rumah mulai jam 12.00. Segera saya menuju mobil dan menempuh perjalanan pulang. 

    Perjalanan pulang cukup lancar dan sayapun sampai di rumah pukul 12.15 

    wibdan langsung menyiapkan makan siang tamu yang sudah pada datang. Saya pun mempersilahkan para tamu untuk makan bersama, kebetulan ada abah saya juga sekalian saya minta untuk makan bersama semuanya. 

    Jam 13.15 WIB saya bersiap-siap menuju DPD PKS Kota Cilegon karena ada acara bersama Dr. H. Jazuli Juwaini, MA, Ketua Fraksi PKS DPR RI dalam rangka konsolidasi pemenangan bersama anggota dewan perempuan PKS dan struktur perempuan PKS dari mulai tingkat Kota Cilegon sampai tingkat Kecamatan Cilegon. 

    Acara dimulai Pukul 14.00WIB   dan selesai pada pukul 16.00 WIB , acara yang singkat, padat dan penuh semangat , menyadarkan kami semua untuk selalu semangat memenangkan Helldy Sanuji. Selesai acara saya gunakan untuk berkoordinasi dengan tim pengurus lanjut berkoordinasi dengan relawan dan kemudian saya break untuk sholat ashar. 

    Selesai sholat ashar saya bersiap-siap untuk menuju pulang ke rumah. 20 menit saja perjalanannya dan alhamdilillah bisa segera sampai. Saya gunakan waktu sebaik mungkin bersama keluarga dan anak-anak karena setelah isya sudah banyak warga yang berjanji minta ketemu sama saya , saya buat bergilir sampai malam agar semua permohonan waktu untuk ketemu bisa saya penuhi dengan baik.

    #CatatanUYun

  • Baca Dokumen Anggaran dan Memastikan Bantuan #CatatanUyun [17]


    CATATAN UYUN - Rabu usai Shalat Subuh saya menghubungi tim saya untuk membantu mengecek warga yang belum dapat bantuan Usaha Mikro dari Pemerintah Pusat. Saya pun memminta bertemu mereka jam 09.00 WIB sebelum saya ke kantor agar bisa diskusi terlebih dahulu. 

    Jam 09.00 pagi Bu Hj. Rubiyati dan Mama Rina datang dan saya sampaikan informasi di atas agar bisa memberikan kesempatan yang lebih banyak kepada warga yang memang berhak untuk mendapatkan bantuan.  

    Setelah saya jelaskan secara detail sayapun pamitan kepada mereka berdua untuk melanjutkan agenda ke kantor, sementara Bu Hj Rubiyati dan Mama Rina masih lanjut berdiskusi dan membahas, mengecek data warga agar tidak terlewat di teras rumah saya. 

    Hanya butuh waktu 10 menit saya sudah sampai di lobby kantor. Saya pun menuju ke ruangan sambil menyapa security yang bertugas pagi ini ada Teh Astri dan Pak Fahmi, kemudian berjalan ke ruangan saya. 

    Sesampainya di ruangan saya mengecek dokumen yang sudah ada di meja saya terkait laporan realisasi anggaran sampai dengan pekan ke -2 Oktober. Saya baca satu persatu untuk memastikan secara detail mulai dari halaman 1. 

    Beberapa menit membaca laporan terdengar pintu kantor diketuk Kang Ade, staf saya yang mengatakan ada dua  ibu - ibu ingin bertemu dan saya persilahkan untuk masuk ke dalam ruangan. 

    Tidak lama masuklah dua ibu tersebut,mereka berasal dari salah satu Kelurahan Citangkil yang menyampaikan maksud dan tujuannya. Mereka berdua menyampaikan bahwa ingin sekali warganya yang ibu - ibu bisa produktif dari rumah meskipun ibu rumah tangga.

    Mereka waktu yang mereka miliki lebih produktif meski di rumah dengan baik melalui kegiatan pemberdayaan ekonomi di sektor industri rumahan, menanam tanpa harus memiliki lahan yang luas dan banyak lagi. 

    Tidak terasa kami ngobrol selama 1 jam dan sudah ada tamu yang menunggu untuk bertemu dengan saya. Setelah dua ibu ini pamitan saya mengantar kedua tamu saya sampai keluar ruangan. 

    Menjadi aktivitas saya sehari-hari untuk menerima tamu. Seperti hari ini kegiatan saya masih berlanjut masih menerima tamu sampai dengan jam 12.30 WIB. Risiko menjadi wakil rakyat memang harus siap "diganggu",

    Rupanya waktu sudah dzuhur dan saaya pun segera untuk menunaikan sholat lanjut makan siang dan setelah selesai saya melanjutkan keluar kantor untuk bertemu warga yang ingin dikunjungi dan mendengarkan keluhan dan usulan secara langsung. 

    Masyarakat ingin bertemu saya di rumah saya dan saya mempersilahkan mereka untuk hadir. Permasalahan yang hampir sama keluhannya, terkait dampak Covid, BPJS, bantuan pemerintah, masalah pendidikan menjadi tema sentral yang selalu diminati masyarakat. 

    Sayapun mendengarkan dengan seksama dan saya tanyakan fasilitas apa saja yang sudah diterima, dan jawabannya ada yang belum pernah menerima bantuan apapun sampai dengan saat ini. 

    Mayoritas masyarakat kita berada pada kondisi menengah ke bawah sehingga betul - betul membutuhkan peranan pemerintah dalam menyelesaikan segala permasalahan hidup. Setelah saya dengarkan saya tanya satu per satu dan mendata masing-masing agar bisa terurai segala sumbatan masalah yang ada. 

    Berikutnya saya mengusulkan nama-nama warga tersebut kepada pemerintah pusat melalui dinas terkait di Pemkot Cilegon yang difasilitasi oleh kelurahan. Saya berusaha untuk membantu secara maksimal karena keputusan verifikasi ada di pemerintah pusat. Warga pun menerima penjelasan saya dengan baik dan saya minta untuk banyak berdo’a dan sabar menjalani kehidupan yang sulit ini di masa pandemi covid - 19.

    Tidak tersasa waktu Ashar pun tiba, saya masuk ke dalam rumah untuk menunaikan sholat ashar. Setelah ashar menjelang sore ada tamu lagi yang datang berasal dari pemuda dan kaum milenial yang ingin difasilitasi untuk bisa berusaha melalui usaha mikro. 

    Saya merasa senang karena disisi yang berbeda para pemuda tidak malu untuk berwirausaha dengan berbagai macam bidang garap, ada yang jualan makanan dan minuman kreasi sendiri, jual ikan hias, jual kandang burung, jual  rupa-rupa dan lainnya. 

    Karena sudah Maghrib pertemuan kita break dan lanjut setelah Isya. Pertemuan dengan pemuda yang kreatif dan inovatif membuat saya lebih semangat lagi untuk mengadvokasi secara maksimal. 

    Luar biasa pemuda... kalian hebat

    #CatanUyun

  • Mahasiswa Demo ke 4 Kalinya, Akhirnya DPRD Cilegon Tandatangani MoU Tolak UU Cipta Kerja


    detakbanten.com Cilegon - Setelah melakukan aksi ke - 4  yang telah dilakukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Cilegon dan organisasi mahasiswa lainnya dalam unjukrasa penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Gedung DPRD Kota Cilegon. 

    Akhirnya perwakilan dari DPRD Cilegon yang diwakili oleh Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Nurrotul Uyun menandatangani nota kesepahaman bersama atau MoU PMII Kota Cilegon, Rabu (14/10/2020).

    "Sebenarnya itukan aspirasi mahasiswa terkait UU Cipta Kerja, kami sebagai wakil rakyat tentu harus mau mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat, apa yang menjadi masukan masyarakat, apa yang menjadi buah pikiran masyarakat, terutama dunia mahasiswa," kata Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon, Nurrotul Uyun usai mendatangi nota kesepahaman bersama mahasiswa di depan Gedung DPRD Kota Cilegon, Rabu (14/10/2020).

    Lebih lanjut Uyun mengatakan mahasiswa memiliki semangat yang tinggi serta keinginan yang besar terhadap UU cipta kerja tersebut. Namun, kata Uyun, pada dasarnya mahasiswa itu menolak terkait UU Cipta Kerja.

    "Kemudian, memohon agar kondusifitas kehidupan dan keberpihakan ada kepada masyarakat. Karena tentu saja kesulitan masyarakat itu dikhawatirkan semakin bertambah, terlebih pandemi yang ada saat juga telah membuat masyarakat terpuruk. Sesungguhnya itu yang disampaikan mahasiswa," tuturnya.

    Kendati demikian, DPRD sebagai lembaga kolektif kolegial tidak dapat mengambil keputusan secara sepihak. Pasalnya, kata Dia, tentu saja kemudian akan menjadi sebuah pengambilan keputusan yang tidak akan sama secara ketercapaian.


    "Kami tidak bisa memaksakan, tapi kami akan sampaikan kepada teman teman anggota DPRD Kota Cilegon," tutupnya.


    Sementara itu, Ketua PC PMII Kota Cilegon Edi Djunaedi mengatakan, meskipun nota kesepahaman sudah ditandatangani oleh Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon. Menurutnya, hal tersebut bukanlah akhir dari perjuangan.


    "Saya pikir belum cukup, kami akan terus berjuang karena memang inikan targetnya di pusat. Tapi kemudian, bagaimana DPRD Kota Cilegon untuk bisa mengispirasi kan suara-suara kami, untuk sampai ke DPR-RI," tuturnya.


    Edi juga mengaku, akan terus berjuang sampai Omnibus Law UU Cipta Kerja benar-benar dicabut. Selain itu, dirinya juga mendukung seluruh upaya yang dilakukan oleh PB PMII untuk melakukan judicial review ke mahkamah konstitusi.


    "Kemudian juga kami meminta ke presiden untuk tidak menandatangani UU cipta kerja yang diajukan oleh DPR-RI," tegasnya.


    Selain itu, ia juga mengatakan sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon. Pasalnya, kata Dia, dari 4x aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja yang dilakukan akhirnya mau menandatangani nota kesepahaman bersama PMII Kota Cilegon.


    "Karena tidak ada meja, saya menyerahkan punggung saya untuk tanda tangan. Jangankan punggung, darah juga saya berikan agar aspirasi ini tersampaikan," tandasnya. (man)

  • Politisi PKS Cilegon Dipercaya Dititipi Aspirasi Mahasiswa

    DEMO MAHASISWA TOL UU CIPTA KERJA - Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun menemui mahasiswa yang unjuk rasa di Gedung DRPD Cilegon terkait penolakan Undang - Undang Cipta Kerja pada Rabu, 14 Oktober 2020.

    BANTENPERSPEKTIF.COM, KOTA CILEGON -  Para mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Cilegon kembali menggelar aksi menolak Undang - Undang Cipta Kerja di DPRD Kota Cilegon pada Rabu (14/10/2020).

    Mereka pun ditemui Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun. Politisi PKS yang biasa disapa Uyun ini pun mendengarkan aspirasi para mahasiswa.

    “Kami minta Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon yakni Nurrotul Uyun bisa menyampaikan aspirasi kami kpusat yakni DPR RI. Kita akan berjuang sampai ini dibatalkan,” kata Ketua PMII Cabang Cilegon Edi Junaedi, Rabu (14/10/2020).

    Menurut Edi, di tingkat Pengurus Besar (PB) PMII akan melakukan judical review, selain itu, tuntutan lain PB PMII meminta agar presiden Jokowi, tak menandatangani draft UU Omnibus Law Cipta Kerja tersebut.

    Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun mengatakan, unjuk rasa dari PMII merupakan bagian dari aspirasi. Dirinya sebagai Wakil Rakyat akan mendengarkan apa yang dikeluhkan, diinginkan masyarakat.

    "Tentu kami mendengnarkan apa yang mahasiswa sampaikan karena itu bagian dari aspirasi masyarakat Kota Cilegon. Kita akan segera melakukan koordinasi agar aspirasi mereka sampai ke pusat," kata Uyun. (DBS)

  • PMII Cilegon Kembali Demo Tolak Omnibus Law, Ditemui Wakil Ketua DPRD


    FAKTABANTEN.CO.ID – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cilegon kembali menggelar unjuk rasa, terkait disahkannya Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja menjadi Undang-Undang. Namun, tuntutan dari mahasiswa belum bisa diakomodir secara terpenuh oleh DPRD Kota Cilegon, sebab hanya satu unsur pimpinan yang menemui mahasiswa.

    “Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon yakni Nurrotul Uyun bisa mendengarkan suara dari kami, agar tuntutan ini sampai ke pusat yakni DPR RI. Kita akan berjuang sampai ini dibatalkan,” kata Ketua PMII Cabang Cilegon Edi Junaedi, Rabu (14/10/2020).

    Edi mengatakan, di tingkat Pengurus Besar (PB) PMII akan melakukan judical review, selain itu, tuntutan lain PB PMII meminta agar presiden Jokowi, tak menandatangani draft UU Omnibus Law Cipta Kerja tersebut.

    “Meskipun akan tetap berlaku,” kata Edi, di depan gedung DPRD Kota Cilegon. Ia berharap, agar DPRD menciptakan iklim kondusif di daerah, agar tercapai seperti yang dicita-citakan warga Cilegon. Namun, ia tak menangkis, bahwa PMII Cabang Cilegon akan kembali unjuk rasa.

    “Kemungkinan ada desakan kembali agar ini ditandangani oleh Ketua DPRD Kota Cilegon, Endang Effendi,” jelasnya.

    Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun mengatakan, unjuk rasa dari PMII merupakan bagian dari aspirasi. Dirinya sebagai Wakil Rakyat akan mendengarkan apa yang dikeluhkan, diinginkan masyarakat.

  • Menjadi Pagar Betis Parlemen Cilegon #CatatanUyun [Bagian - 15]



    Pagi ini (Selasa, 6 Oktober 2020) seperti biasa saya bersiap menuju kantor. Agenda pagi ini menerima tamu dari Pimpinan DPRD Kota Cimahi, Jawa Barat. Jam 08.30 WIB saya sudah sampai di kantor. Saya pun keluar dari mobil dan langsung menyapa security yang bertugas pagi ini dan menyapa saya.

    "Pagi Ibu... sayapun menjawab: Pagi Teh Fitri... Assalamu’alaikum... sambil berjalan menuju ruangan ada Kang Hafidz security juga dan ada Kang Diman asisten di ruangan Pak Ketua, saya menyapa keduanya.... Pagi Kang Hafidz.... Pagi Kang Diman.... Assalamu’alaikum.... saya berjalan menuju ruangan saya sambil tersenyum kepada Kang Hafidz dan Kang Diman. 

    Sesampainya di ruangan, saya buka koran untuk membaca berita hari ini. Satu persatu surat kabar saya baca untuk mengetahui perkembangan informasi baik di tingkat lokal maupun nasional serta internasional. 

    Tidak lam pintu ruangan saya diketok, dan masuklah Kang Ade yang menginfokan kalau tamu dari Kota Cimahi sudah datang dan sayapun mempersilahkan untuk masuk. Senang sekali bisa menerima Pimpinan DPRD Kota Cimahi berkunjung ke Cilegon. 

    Rombongan kali ini dipimpin anggota Dewan Cimahi dari Fraksi PKS, Fraksi Gerindra sebagai Wakil Ketua dan Fraksi Demokrat sebagai Wakil Ketua. Saya pun mempersilahkan untuk duduk dan Kami mulai membuka diskusi dengan mengenalkan daerah kami masing-masing. 

    Pembicaraan dan diskusi yang selalu menarik terkait dengan pengembangan potensi daerah bagi DPRD menjadikan Kami membahas agenda pertemuan dengan rasa optimis. Setiap daerah memiliki kearifan lokal, potensi dan keunggulan komparatif yang tidak sama. 

    Keunggulan itulah yang menjadikan kami termotivasi untuk memaksimalkan dalam setiap ruang dan kesempatan pembangunan di daerah kami masing-masing. Regulasi pemerintah pusat yang mengatur kewenangan daerah juga menjadi bahasan kami.

    Bagaimanapun juga, otonomi daerah yang melekat pada setiap kabupaten dan kota memberikan kesempatan bagi daerah untuk mengelola daerahnya seoptimal mungkin dalam rangka menghadirkan kesejahteraan dan kemakmuran secara mandiri tanpa meninggalkan aturan-aturan yang melekat di dalamnya. 

    Kami merasakan bahwa kewenangan otonomi tersebut semakin mengecil dan ruang gerak kami dalam mengelola pemerintahan daerah semakin terbatas termasuk juga RUU Omnibuslaw menjadi bahasan tema diskusi dan rapat pagi ini yang menjadi tema viral diseluruh penjuru negeri. 

    Tidak terasa, waktu sudah menunjukkan jam 10.30 dan tamu saya menyampaikan untuk berpamitan dan akan melanjutkan agenda kembali. Sayapun mengucapkan atas kunjungan dan diskusi yang menarik penuh dengan rasa kekeluargaan. 

    Setelah tamu saya pamitan. Saya pun harus melanjutkan kegiatan dalam rangka berdiskusi dan pembahasan tentang revisi tata tertib DPRD bersama teman-teman Pansus dan mengambil daerah komparasi DPRD Kota Tangerang, karena kami meyakini banyak hal yang baik yang bisa kami adopsi untuk perbaikan dan penyempurnaan Revisi Tatib yang sedang kami bahas. 

    Agenda berikutnya sudah menanti untuk segera dituntaskan, tamu dari Pimpinan DPRD dan Badan Anggaran Kota Bekasi sudah menanti di ruangan rapat, sayapun segera menemui dan menerima tamu dengan ucapan terima kasih berkenan menjadikan DPRD Kota Cilegon sebagai tempat untuk berkomunikasi, berdiskusi dan sharing bersama. 

    Setelah saya sampaikan ucapan salam dan penerimaan atas kedatangan tamu, saya persilahkan Pimpinan DPRD Kota Bekasi untuk menyampaikan maksud dan tujuannya. Salah satu yang melekat pada DPRD adalah fungsi penganggaran atau budgeting

    Fungsi dewan yang melekat tersebut menjadikan kami untuk segera merespon aspirasi masyarakat seoptimal mungkin dan dengan fungsi tersebut menjadikan badan anggaran untuk mengkaji dan menganalisa RAPBD yang disampaikan oleh TAPD. 

    Pembahasan RAPBD Tahun Anggaran 2021 dalam waktu yang dekat akan mulai dibahas oleh TAPD bersama dengan Badan Anggaran, tidak hanya di Cilegon saja melainkan diseluruh daerah yang ada di Indonesia tidak terkecuali Kota Bekasi juga. 

    Rapat berjalan dengan pembahasan terkait regulasi Pengangaran di Tahun Anggaran 2021 termasuk rencana akan diimplementasikannya Sistem Informasi Pemerintah Daerah ( SIPD ) yang merupakan standar dari Kementerian  Dalam Negeri yang harus digunakan oleh seluruh Pemerintah Daerah mulai Tahun Anggaran 2021.

    Selalu saja menarik dan antusias ketika membahas sesuatu yang baru dengan harapan agar sistem baru tersebut melahirkan Good Governance. Rapat pun diakhiri dengan optimisme yang besar untuk berkontribusi dalam pembangunan di daerah kami masing-masing.

    Hari ini memang saya seperti menjadi pagar betis DPRD Kota Cilegon, dua tamu dari dua daerah di Provinsi Jawa Barat datang dalam waktu bersamaan meskipun jamnya berbeda. semoga para tamu ini memberikan keberkahan.

    Sayapun kemudian melanjutkan aktivitas lain , sesuai tupoksi saya di DPRD. Tak terasa waktu sudah sore dan sayapun segera pulang ke rumah. Hari ini , Selasa 6 Oktober 2020 adalah Milad putra saya yang pertama yang bernama Syafiq. 

    Saya ingin sampai rumah sebelum Maghrib dan menyampaikan harapan dan do’a saya untuk ananda. Sesampainya di rumah sayapun ngobrol dengan Syafiq yang sedang sibuk merawat burung peliharaannya dan saya minta segera untuk mandi karena Maghrib sebentar lagi. 

    Adzan Maghrib berkumandang, dan saya pun meminta anak-anak untuk segera bergegas ke masjid dengan menggunakan protokol kesehatan. Selesai sholat saya menyiapkan tempat di teras rumah karena setelah Maghrib ini saya mengundang orangtua saya dan keluarga untuk berdo’a bersama. 

    Saya dan suami hanya ingin menyampaikan pesan untuk Syafiq bahwa bertambahnya usia harus identik dengan bertambahnya perubahan kearah yang lebih baik, ibadah sholat lima waktu yang tidak boleh ditinggalkan, menyayangi adik-adiknya, hormat kepada yang lebih tua, respon dan peduli terhadap masyarakat dan tetap menjadi pribadi yang rendah hati dan bersahaja. 

    Kesederhanaan akan menjadikan kita sosok pribadi yang kuat dan teguh pendirian. Do’a bersama pun selesai dilaksanakan, dan agenda kami lanjutkan dengan ramah tamah dan ngobrol santai dengan keluarga besar. Silaturahmi yang terus ingin kami bangun dengan keluarga besar sebagai sarana saling menguatkan dan saling mendukung. 

    Kekuatan persaudaraan akan melahirkan soliditas tanpa batas. Merangkul dan menjadi bagian dari keluarga besar membuat perjalanan aktivitas saya mendapat do’a dan dukungan yang maksimal, selain tentu saja dukungan dari keluarga inti saya. Alhamdulillah atas segala nikmat yang Engkau berikan kepada saya dan keluarga besar saya.

    #CatatanUyun
    Kota Cilegon, Selasa 6 Oktober 2020
  • Dari Mulai Curhat Sampai Pimpin Rapat #CatatanUyun [Bagian - 16]

     

    Hari Rabu, 7 Oktober 2020 boleh dibilang adalah hari beraktivitas untuk saya karena sudah tersusun agenda untuk segera dituntaskan satu persatu. Dimulai jam 09.00 WIB saya harus menerima organisasi guru yang menyampaikan aspirasi atau lebih tepatnya curhat terkait dengan kegiatan yang akan mereka selenggarakan, apakah kami di parlemen bisa menguatakan  mereka dan bagaimana dukungan Pemkot Cilegon.

    Saya menyempatkan diskusi atau lebih tepatnya mendengarkan cerita dari mereka. Diskusi mengalir. Ada pesan utama yang sebenarnya ingin mereka sampaikan kepada saya bahwa menjadi guru adalah aktivitas yang sangat menyenangkan ketika dilakukan dengan penuh penjiwaan. 

    Dedikasi yang tinggi dalam rangka mencerdaskan siswa adalah menjadi motivasi yang utama. Saya senang diskusi dengan mereka karena secara tidak langsung mereka juga ingin memberikan motivasi kepada saya bahwa segala aktivitas itu bisa menyenangkan kalau dilakukan dengan hati. 

    Usai bercengkrama dengan mereka saya melanjutkan rapat  dengan Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan ( AKD ) DPRD Kota Cilegon dalam rangka membahas Rencana Kerja DPRD untuk Tahun Anggaran 202.

    Hadir beberapa pejabat Pemkota Cilegon, diantaranya sekwan, para kepala bagian dan kasubag di masing-masing bagian. Tahun 2021 adalah tahun terakhir dalam masa Rencana Pembangunan Menengah Daerah ( RPJMD ) Kota Cilegon tahun 2016 - 2021. 

    Tahun 2021 adalah tahun dimana DPRD juga harus melakukan evaluasi terhadap capaian RPJMD tersebut. Karena tahun terakhir, maka program dan kegiatan yang direncanakan oleh DPRD juga harus mengarah kepada kesesuaian dalam rangka pencapaian RPJMD tersebut. 

    Fungsi pengawasan DPRD juga harus dilakukan dengan baik sehubungan tupoksi yang melekat sehingga pencapaian target oleh OPD bisa dievaluasi secara terukur dan tepat sasaran.

    Rapat dapat dimulai setelah jumlah peserta rapat yang hadir adalah kuorum. Alhamdulillah..,, setelah menunggu beberapa waktu jumlah kehadiran peserta rapat telah memenuhi kuorum. Segera saya buka rapat Penyusunan Rencana Kerja DPRD Kota Cilegon untuk Tahun Anggaran 2021. 

    Diawali dengan menyampaikan kondisi Cilegon secara umum dengan capaian target-target RPJMD yang ada sehingga kemudian disampaikan Rencana Kerja DPRD sesuai dengan harmonisasi program Pemkot Cilegon agar dapat bersinergi secara maksimal antara DPRD dengan seluruh mitra kerja Komisi yang ada. 

    Adanya Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) juga mengharuskan agar seluruh program Kami disusun berdasarkan sistem tersebut dan menjadi standar penyusunan program kegiatan secara massif yang tersebar diseluruh daerah yang ada. 

    Setelah membuka sidang saya  memberikan kesempatan kepada Pimpinan AKD untuk menyampaikan masukan, usulan dan bahan diskusi bersama dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja DPRD. 

    Seluruh AKD mendapatkan kesempatan yang sama untuk menyampaikan usulannya sehingga aspirasi seluruh AKD dapat difasilitasi bersama dengan mengedepankan kebersamaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi DPRD. 

    Setelah semua AKD berbicara , saya memberikan kesempatan kepada Ketua DPRD untuk menyampaikan arahannya dalam penyusunan Renja ini. Cukup padat, jelas dan lugas informasi yang disampaikan oleh Ketua DPRD kepada seluruh anggota DPRD yang tergabung sebagai Pimpinan di masing-masing AKD . 

    Setelah itu saya berikan kesempatan kepada Sekretatis DPRD untuk memberikan penjelasan dan menyiapkan segala dokumen yang terkait dengan Rencana Kerja DPRD agar pelaksanaannya tidak melanggar aturan dan mekanisme yang ada. Semua disampaikan secara detail dan mudah dipahami oleh seluruh pes

    Diskusi dan pembahasan yang tentu saja menarik, masing-masing Pimpinan AKD mempunyai kesamaan dalam rangka optimalisasi Tugas dan Fungsi DPRD. Setelah semuanya terbahas dan tuntas dibicarakan maka disepakati renja yang akan digunakan untuk tahun 2021 yang secara teknis akan disiapkan oleh sekretariat DPRD Kota Cilegon. Rapat pun saya tutup dengan membaca Alhamdulillah, tok..tok..tok.

    Usai rapat saya harus segera bersiap -siap melanjutkan agenda rapat partai sebagai sarana komunikasi, koordinasi dan konsolidasi agar semangat yang melekat dalam menunaikan amanah ataupun aktivitas dimanapun dapat ditunaikan dengan baik. 

    Segera saya buka HP dan saya pun segera mengakses link rapat secara online. Sayapun bergabung dalam zoom meeting sampai selesai. Jam 16.15 WIB. Rapat online selesai dan saya segera untuk menunaikan Sholat Ashar. 

    Usai shalat, HP saya berbunyi dan masuk pesan WA, ternyata pesan dari mamanya Diva yang menyampaikan kelengkapan dokumen untuk mengajukan fasilitas BPJS dari pemerintah. 

    Sulitnya mencari pekerjaan dan berjualan pun masih sepi pembeli menjadikan keluarga ini harus berjuang untuk bertahan hidup. Saya terima kelengkapan dokumennya, saya cek dan saya sampaikan bahwa saya akan menyerahkan kepada dinas terkait agar dibantu untuk penyediaan fasilitas Kartu Indonesia Sehat untuk keluarga inti yang berjumlah 3 orang. 

    Akhirnya mama Diva pamit setelah dokumen tersebut saya terima dan beliaupun mohon pamit kepada saya. Segera saya simpan dokumen tersebut dan saya masukkan ke dalam amplop agar dapat diperjuangkan untuk dapat KIS ( Kartu Indonesia Sehat ). 

    Saya pun siap-siap untuk bersih-bersih karena sore sudah tiba dan waktu Maghrib akan datang 45 menit lagi. Setelah Maghrib ternyata sudah mulai pada datang tamu sekadar  untuk berdiskusi, curhat atau mendapatkan bantuan baik fasilitasi atau lainnya. 

    Setelah malam saya pun pamitan karena saya harus segera istirahat dan menyiapkan esok hari agar tetap segar dan sehat. Alhamdulllah, di hari aktivitas ini saya bisa menyelesaikan semua dengan lancar. Benar kata orang bijak, rencana adalah 50 persen dari keberhasilan sisanya tnggal direalisasikan rencana tersebut.

    #CatatanUyun
    Rabu, 7 Oktober 2020
  • Kue Ulang Tahun untuk Diva, Kamu Hebat ! #CatatanUyun [Bagian - 14]

     


    Senin pagi selalu saya awali dengan semangat dan positif thinking. Ini saya lakukan agar semua kegiatan diawal pekan terasa menyenangkan dan lancar untuk diselesaikan. Saya pun mengawali kegiatan dengan menemui ibu-ibu lingkungan yang menyampaikan aspirasi mewakili ibu-ibu yang lain. 

    Saya  duduk dan menyimak informasi yang disampaikan mereka. Masa pandemik Covid -19 menjadikan seluruh masyarakat merasakan dampaknya terutama ekonomi. Saya mendengarkan keluhan itu dan dapat merasakan kesulitan yang dialami oleh sebagian besar masyarakat. 

    Usai  mendengar curahatan mereka , saya cek jam sudah menunjukkan pukul 12.00 WIB waktunya untuk sholat dan saya pun bersiap siap . Usai sholat, seperti biasa saya buka HP dan masuk pesan buat saya untuk melanjutkan kegiatan karena ada agenda rapat mendadak yang harus segera saya hadiri. 

    Rapat diagendakan jam 14.00 WIB dan baru selesai jam 17.30 WIB dengan pembahasan yang panjang . Setelah rapat saya buka HP lagi dan melihat facebook dan terbaca status ibundanya Diva kalau hari ini adalah hari lahir Diva yang ke 11. 

    Saya pun terenyuh dan segera pesan ke staf saya Arif untuk mampir ke toko roti  Aneka Swalayan Bakery, Niat saya ingin memberikan kue untuknya . Ssampianya di toko roti segera saya pesan 1 kue tart lengkap dengan angka 11 dan piring kertas dan garpunya. 

    Setelah saya bayar sayapun bergegas menuju mobil dan bersiap menuju rumah Diva. Baru saja jalan HP saya berdering dan terdengar suara anak saya yang nomor tiga bernama Fakhri bicara, Bunda... tolong beliin sate bebek ya, kami semua mau makan sate bebek. 

    Saya pun menjawab... InsyaAllah bunda belikan ya. Dan Fakhri menjawab : makasih Bunda. Ssetelah mengucap salam HP pun saya tutup. Saya melanjutkan perjalanan menuju penjual sate bebek Abu Faisal yang lokasinya bersebelahan dengan SMPN  1 Cilegon. 

    Saya pesankan sate dan sop bebek buat suami dan anak-anak saya serta tidak lupa saya juga belikan untuk Arif staf saya.  Sambil menunggu sate dibakar saya menunggu didalam mobil. Tidak berapa lama kaca mobil diketok dari luar ternyata penjual sate mengantarkan pesanan saya. Sayapun mengucapkan terima kasih dan melanjutkan perjalanan menuju pulang. 

    Sesampainya di depan gang masuk ke arah rumah, saya pun berhenti di rumah Diva, segera saya ambil kue tart yang sudah saya beli dan saya bawa masuk ke dalam rumah Diva. 

    Terlihat dari depan kalau Bapak dan Ibunya Diva, Kakak serta Diva sedang berkumpul di ruang tengah. Saya masuk sambil mengucapkan salam. Semua kaget ketika melihat saya yang datang, mereka sedang siap-siap mau makan bersama. 

    Saya sampaikan kalau saya membeli kue tart buat ulang tahun Diva dan langsung kue saya keluarkan  dari dalam Box. "Wow, bagus banget," kata Diva melihat roti box yang saya bawa. Dengan senyuman dan mata yang berbinar- binar. Saya pun menjawab. kalau kue untuk Diva ya sayang sambil saya ucapkan selamat Milad dan menyalami Diva. 

    Mama Diva langsung menyambut dengan menyampaikan ke saya agar di do’akan buat Diva dan Kami pun berdo’a bersama. Selesai berdo’a, saya peluk Diva dan saya sampaikan kalau Diva adalah anak yang hebat. 

    Diva terlahir sebagai anak yang mengidap Hidrocefalus. Dengan sakit yang diderita putrinya, menjadikan Mama Diva dan Ayahnya harus berjuang sekuat tenaga untuk mengobati putrinya dan berharap sebuah kesembuhan. 

    Sebagai orangtua, mereka juga berharap putrinya bisa tumbuh dan berkembang layaknya anak anak yang lain. Ketika Allah SWT mentakdirkan putrinya mengidap Hidrocefalus, maka semangat untuk kesembuhan putrinya menjadi kekuatan terbesar. Secara rutin Diva harus berobat dan terapi dengan segala keterbatasan yang mereka hadapi. 

    Allah SWT selalu memberikan jalan terbaik dan solusi bagi hamba-Nya yang mau berusaha dan berdo’a. Perlahan demi perlahan, cairan di kepala Diva semakin sediki Lt dan Diva pun bisa berkomunikasi sekalipun masih harus dibantu untuk aktivitasnya sehari-hari. 

    Saya hanya ingin membantu membangun harapan dan semangat Diva, dengan perhatian kecil yang kita berikan , ternyata menghadirkan kebahagiaan yang luar biasa untuk Diva. Barakallah fii umrik Diva sayang, semoga menjadi putri yang Sholehah. Setelah Diva memotong kue, kamipun berfoto bersama. Senang dan bahagia rasanya,  saya pun mohon pamit dan rumah saya tidak terlalu jauh dari rumah Diva. 

    Sesampainya di rumah anak-anak menanyakan ke saya kenapa nyampe rumah nya lama, saya jawab kalau Bunda mampir ke rumah Diva dan nganterin kue ulang tahun untuk Diva. Anak-anak berkomentar sama... oooh, iya Nda... 

    Selepas sholat isya saya siapkan  makan malam untuk suami dan anak-anak. Selesai makan saya pun sampaikan kalau saya harus mengikuti zoom meeting mulai jam 20.00 dan anak-anak mengizinkan . Saya bergegas untuk siap -siap mengikuti zoom meeting di teras rumah, laptop sudah disiapkan oleh Pak Suami dan sayapun segera bergabung dalam zoom meeting. semua peserta undangan rapat sudah mulai bergabung dan pembahasan berlanjut sampai jam 22.30 WIB.

    Selesai rapat sayapun menyapa anak-anak dan meminta anak-anak untuk segera tidur dan istirahat. Jam sudah menunjukkan pukul 23.00 saya pun segera menuju tempat istirahat agar besok bisa kembali beraktivitas dengan segar dan sehat.

    #CatatanUyun

  • Banten Diusia yang Ke-20 #CatatanUyun [Bagian - 13]

     

    Propinsi Banten hari ini (Minggu, 4 Oktober 2020) genap berusia 20 tahun. Memasuki usia kematangan dan kedewasaan. Propinsi dengan 8 kota dan Kabupaten yang saling bersinergi dengan segala karakter yang melekat. 

    Banten identik dengan jawara, juga debus dan budaya serta kesenian yang mencerminkan keberanian dari masyarakatnya. Sebagai warga Kota Cilegon yang merupakan bagian dari Propinsi Banten, saya pun bangga dengan kearifan lokal yang mendominasi Banten pada umumnya. 

    Karena tidak hanya jawara dan debusnya yang terkenal saja bahwa Banten juga sangat identik dengan banyaknya pesantren salafiyah yang tersebar hampir di setiap kota dan kabupaten yang tergabung dalam Propinsi Banten. 

    Banten yang religius telah  menjadi sejarah, hal ini bisa kita telusuri dari perjalanan Kesultanan Kerajaan Banten. Nilai-nilai agama menjadi dasar dalam pengambilan keputusan kesultanan. Sejatinya, masyarakat yang religi tetap menjadi simbol dan ikon masyarakat Banten. Keteguhan pada nilai adat istiadat yang melekat berbalut dengan nilai - nilai agama dijadikan sebagai dasar kehidupan bermasyarakat. 

    Usia 20 tahun hari ini, membutuhkan semangat besar dan komitmen yang tinggi dari seluruh pemangku kepentingan di Banten untuk menghadirkan sebuah perubahan yang mendasar dalam tata kelola pemerintahan agar tercipta Good Governance ( tata kelola pemerintahan yang baik). 

    Perlu sinergi yang maksimal dari seluruh bagian termasuk masyarakat Banten sendiri untuk bisa menghadirkan sebuah perubahan yang nyata secara langsung dalam peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. 

    Pemerintah  Propinsi Banten harus merencanakan pembangunan dengan berorientasi yang utama adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia ( IPM ) di Propinsi Banten. 

    Bagaimana alokasi anggaran harus mencerminkan postur yang sangat berpihak kepada pendidikan, kesehatan dan program serta kegiatan yang dapat mendorong daya beli masyarakat secara signifikan. Upaya menurunkan tingkat pengangguran terbuka dan pengentasan kemiskinan  menjadi prioritas dalam agenda pembangunan. 

    Perlu dukungan dari semua pihak dengan  tingkat partisipasi masyarakat yang aktif dalam kegiatan pembangunan di Propinsi Banten. Mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh pemimpin Banten baik yang saat ini maupun masa sebelumnya. Perlu sinergi tanpa batas untuk menghadirkan Banten yang Maju dan sejahtera.Tugas kita bersama untuk merealisasikannya.

    Nurrotul Uyun
    Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon
  • Menjadi Pembicara Bimtek Personal Branding

     





  • LIKES, SHARE DAN SUBCRIBE

    Channel Youtube saya UYUN OFFICIAL.

    ALAMAT KANTOR

    Gedung DPRD Kota Cilegon

    EMAIL

    contact-support@mail.com
    uyunpks@gmail.com

    TELEPHONE

    +201 478 9800
    +501 478 9800

    MOBILE

    0177 7536213 44,
    017 775362 13